Home Lumajang Kades Pakel Babak Belur Dianiaya Gerombolan Orang Tidak Dikenal Usai Konfirmasi Acara Pengajian

Kades Pakel Babak Belur Dianiaya Gerombolan Orang Tidak Dikenal Usai Konfirmasi Acara Pengajian

Kronologis Peristiwa Penganiayaan Kades Pakel Gucialit

89
0
SHARE
Kades Pakel Babak Belur Dianiaya Gerombolan Orang Tidak Dikenal Usai Konfirmasi Acara Pengajian

Keterangan Gambar : Polres Lumajang lakukan olah tkp penganiayaan terhadap kepala desa Pakel oleh sejumlah orang.foto Humas Polres Lumajang.

Seputar Lumajang — Masyarakat Kabupaten Lumajang di gegerkan dengan peristiwa penganiayaan seorang Kepala desa di kecamatan Gucialit kabupaten Lumajang.Jatim

Kasi Humas Polres Lumajang.IPDA Suprapto di konfermasi Seputar Lumajang Kamis 16 April 2026.mengungkapkan Kepala Desa (Kades) Pakel, mengalami penganiayaan fisik oleh sekelompok orang yang diduga berasal dari Jatiroto, usai terjadi perdebatan terkait acara pengajian di wilayah Kecamatan Ranuyoso.

Peristiwa penganiayaan ini terjadi pada Rabu, 15 April 2026 sekitar pukul 14.45 WIB, sekelompok sekitar 10-15 orang tiba di kediaman Kades Pakel menggunakan dua unit mobil dan beberapa sepeda motor. awalnya, rombongan tersebut mengaku hendak bertamu.Kades Pakel menerima kedatangan mereka, namun terjadi perdebatan saat diskusi berlangsung.

Dalam percakapan,terduga pelaku menanyakan konfirmasi kepada Kades Pakel mengenai alasan kedatangannya pada h-1 (Selasa, 14 April 2026). Kades Pakel yang dalam kondisi marah-marah menolak menjelaskan dengan keras.

Meskipun Kades Pakel telah meminta maaf atas reaksi kasarnya, sejumlah orang dari rombongan tersebut tetap melancarkan aksi kekerasan. Mereka mengeroyok korban menggunakan sajam hingga korban babak Belur dan luka sabetan benda tajam.

Lebih lanjut lagi Suprapto menjelaskan.Beberapa saksi di lokasi kejadian sempat menanyakan kepada para pelaku siapa yang menyuruh melakukan penganiayaan. Para pelaku mengidentifikasi H. D. yang beralamat di Jatiroto sebagai pemberi perintah.

Sementara itu Kondisi korban Kades Pakel, Sampurno (45 tahun), mengalami luka serius akibat pengeroyokan dan harus menjalani perawatan medis intensif di RSUD dr. Haryoto Lumajang .

Kasat Reskrim dan Kasih Humas Polres Lumajang Mendapingi Kapolres Lumajang AKBP M. Sabilul Alif mengonfirmasi bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas seluruh pelaku. "Kita masih mendalami, termasuk keterkaitan dengan acara pengajian di Ranuyoso yang menjadi pemicu peristiwa," ujarnya.

Pelaku diketahui kabur meninggalkan lokasi kejadian segera setelah penganiayaan. Kejadian baru dilaporkan ke Polsek Gucialit sekitar pukul 15.00 WIB, dan petugas kepolisian kemudian datang ke TKP untuk mengumpulkan keterangan saksi.

Penulis : Cucuk Donartono.