
Keterangan Gambar : Bupati Lumajang Indah Ampetawati.
Seputar Lumajang --- Pemerintah Kabupaten Lumajang menerapkan pendekatan baru dalam pemerataan pembangunan melalui Program Dana Dusun. Inisiatif yang diluncurkan tahun 2026 ini mengubah pola pembangunan dari top-down menjadi partisipatif, di mana masyarakat menjadi penentu utama kebutuhan di lingkungannya.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa dana ini dikelola melalui musyawarah bersama antara Kepala Dusun, perangkat desa, dan warga. Hal ini memastikan pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan riil di lapangan, bukan sekadar asumsi.
"Melalui mekanisme ini, warga bisa mengajukan prioritas mulai dari perbaikan jalan, penerangan umum (PJU), hingga pengadaan sistem keamanan seperti CCTV," ujarnya.
Program ini dirancang agar intervensi pembangunan menjadi lebih cepat, tepat sasaran, dan kontekstual terhadap masalah spesifik di tingkat dusun yang sering kali tidak terakomodasi dalam perencanaan besar. Selain infrastruktur, Dana Dusun juga memiliki nilai edukasi, karena warga dilibatkan langsung dalam proses perencanaan dan pengelolaan anggaran.
Untuk memastikan keberhasilan, transparansi dan pengawasan berjenjang menjadi kunci utama. Bupati Indah menekankan bahwa pembangunan yang optimal juga membutuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas dan keamanan lingkungan.
Dana Dusun membuktikan bahwa pemerataan pembangunan dapat dimulai dari intervensi kecil yang tepat sasaran di tingkat akar rumput.
Penulis: Cucuk Donartono













LEAVE A REPLY