
Keterangan Gambar : Bupati Indah Amperawati .Tampak melakukan dialog bersama dengan pengurus dan pelaku Umkm dan ekonomi Lumajang
Seputar Lumajang — Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperkuat ekosistem ekonomi daerah melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pelaku UMKM. Kolaborasi tersebut menjadi strategi penting dalam menciptakan lingkungan usaha yang saling mendukung sehingga pertumbuhan ekonomi daerah dapat berjalan secara inklusif.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lumajang, kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Lumajang mencapai 59,2% pada tahun 2024, dengan jumlah pelaku UMKM mencapai sekitar 72.000 unit usaha. Namun, sektor ini masih menghadapi tantangan dalam hal akses pasar dan integrasi dengan rantai pasok modern.
Bupati Lumajang Indah Amperawati menyampaikan bahwa penguatan ekonomi masyarakat membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, bukan hanya pemerintah daerah. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi pengelola toko ritel modern di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang.
Indah Amperawati menjelaskan bahwa pemerintah memiliki peran dalam membuka ruang kerja sama, sementara dunia usaha memiliki peran dalam menciptakan peluang dan memperkuat rantai ekonomi lokal.
"Pembangunan ekonomi membutuhkan kolaborasi. Pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat harus berjalan bersama agar peluang ekonomi dapat dirasakan lebih luas," ujarnya.
Dalam upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang menggandeng Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Lumajang sebagai mitra strategis dalam memperkuat hubungan antara pelaku UMKM dan dunia usaha. KADIN Lumajang saat ini memiliki jaringan lebih dari 350 anggota yang mencakup berbagai sektor usaha, mulai dari perdagangan, industri pengolahan, hingga jasa.
Ketua KADIN Lumajang Agus Setiawan menyampaikan bahwa sinergi tersebut menjadi langkah penting dalam membangun hubungan yang saling menguntungkan antara pelaku usaha lokal dengan sektor usaha yang lebih luas.
"Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi daerah dan memberikan ruang lebih besar bagi produk masyarakat untuk berkembang," ujarnya.
Kegiatan tersebut juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Lumajang dengan pengelola toko ritel modern sebagai bentuk komitmen bersama.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap terbentuk ekosistem ekonomi yang kuat, di mana UMKM berkembang, dunia usaha tumbuh, dan manfaat pembangunan ekonomi dapat dirasakan masyarakat.
Penulis :Cucuk Donartono.










LEAVE A REPLY