Home Lumajang Peran Penting Sejumlah Profesi Tak Terlihat Adalah Tulang Punggung Ketahanan Sosial Lumajang

Peran Penting Sejumlah Profesi Tak Terlihat Adalah Tulang Punggung Ketahanan Sosial Lumajang

Pemerintah Lumajang Bersama LAZISMU Serahkan Kado Ramadan Bagi Berbagai Peran Sosial yang Tak Terlihat

4
0
SHARE
Peran Penting Sejumlah Profesi Tak Terlihat Adalah Tulang Punggung Ketahanan Sosial Lumajang

Keterangan Gambar : Sejumalh Petugas Marbot Masjid,Petugas Palang Kerta Api dan Guru Ngaji.Foto bersama Forkopinda Lumajang.9 Maret 2026.di Pendopo Kabupaten Lumajang.Foto Humas Pemkab Lumajang


 
Seputar Lumajang. – Di balik dinamika kehidupan masyarakat, terdapat banyak peran yang bekerja tanpa sorotan namun memberi dampak besar bagi keberlangsungan kehidupan sosial. Pesan ini disampaikan dalam kegiatan penyerahan Kado Ramadan bagi guru honorer, guru TPQ, marbot masjid, serta relawan penjaga perlintasan kereta api yang digelar Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama LAZISMU di Pendopo Arya Wiraraja, Senin (9/3/2026).
 
Kegiatan dihadiri Bupati Lumajang Indah Amperawati, Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma, serta jajaran Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Lumajang.
 
Dalam kesempatan tersebut ditegaskan bahwa pembangunan masyarakat tidak hanya ditopang oleh program pemerintah atau pembangunan fisik semata, melainkan juga oleh individu-individu yang menjalankan peran sosial dengan penuh ketulusan. Guru honorer, guru TPQ, marbot masjid, dan relawan penjaga perlintasan kereta api merupakan bagian penting dari ekosistem sosial yang menjaga keberlangsungan kehidupan masyarakat.
 
Kontribusi mereka sering berjalan dalam senyap namun memiliki dampak signifikan, sehingga perhatian dan penghargaan terhadap mereka menjadi bagian penting dalam upaya membangun masyarakat yang berkeadilan dan saling peduli.
 
Guru honorer dan guru TPQ tidak hanya terlibat dalam proses pembelajaran, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual kepada generasi muda sebagai fondasi pembentukan karakter masyarakat yang berintegritas. Sementara itu, marbot masjid menjaga rumah ibadah sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial, serta relawan penjaga perlintasan kereta api bertugas menjaga keselamatan publik di titik-titik perlintasan yang menjadi pertemuan antara mobilitas warga dan jalur transportasi.
 
Pengabdian mereka menunjukkan bahwa kekuatan masyarakat tidak selalu berasal dari peran yang besar atau terlihat, melainkan dari kesediaan menjalankan tanggung jawab sosial dengan penuh keikhlasan.

Penulis: Cucuk Donartono